Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan

Sejak jaman dahulu daun kelor telah diketahui memiliki berbagai manfaat khususnya untuk kesehatan. Para orang tua jaman dulu telah memanfaatkan daun kelor ini untuk penyembuhan beberapa jenis penyakit. Penyakit yang paling sering umum diobati dengan penggunaan daun kelor ini adalah penyakit demam. Selain itu, daun kelor juga biasa digunakan untuk bahan sayuran.

Dari beberapa literature yang ada, diketahui daun kelor memiliki manfaat sebagai antimikroba, antibakteri, antioksidan, mempercepat penyembuhan berbagai penyakit radang, mengobati penyakit flu dan pilek, cacingan, bronchitis, kanker, dan tiroid. Beberapa literature bahkan menyebutkan bahwa daun kelor ini memiliki manfaat untuk mengendalikan virus herpes simplek dan HIV/AIDS.

Timbul pertanyaan mengapa daun kelor ini memiliki begitu banyak manfaat untuk kesehatan, terutama dalam mengobati berbagai macam penyakit? Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan nutrisi berbagai jenis vitamin dan mineral dalam daun kelor ini. Sebagai contoh, kandungan vitamin C dalam daun kelor ternyata bisa mencapai tujuh kali lipat dari kandungan vitamin C dalam jeruk. Tidak heran jika daun kelor ini memiliki manfaat sebagai antioksidan. Bagaimana dengan vitamin A? ternyata kandungan vitamin A dalam daun kelor ini empat kali lipat dibandingkan dengan kandungan vitamin A dalam wortel. Berikutnya, kandungan kalsium dalam daun kelor ternyata memiliki kandungan empat kali lebih banyak dibandingkan dengan klasium susu.

manfaat daun kelor untuk kesehatanMasih banyak kandungan zat-zat mineral dalam daun kelor yang memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Tidak heran, saat ini daun kelor menjadi populer kembali untuk digunakan sebagai alternative bagi pengobatan berbagai macam penyakit. Selain lebih aman, karena bahannya menggunakan seratus persen alami, dari daun kelor, tanpa campuran zat kimia, juga akan lebih murah karena bahannya mudah didapat. Pohon daun kelor ini termasuk jenis pohon yang mudah tumbuh didaerah manapun.

Mengingat manfaatnya yang banyak bagi kesehatan, saat ini sudah banyak tersedia produk alternative pengobatan berbahan dasar daun kelor ini. Kemasan dan bentuknya pun beraneka macam, ada yang dikemas dalam bentuk teh kering, teh celup maupun kapsul. Harganya pun relative murah jika dibandingkan dengan obat berbahan dasar zat kimia.

Khasiat Daun Kelor Makin Populer

Sejak jaman dahulu daun kelor telah diketahui memiliki berbagai khasiat khususnya untuk kesehatan. Para orang tua jaman dulu telah memanfaatkan daun kelor ini untuk penyembuhan beberapa jenis penyakit. Penyakit yang paling sering umum diobati dengan penggunaan daun kelor ini adalah penyakit demam. Selain itu, daun kelor juga biasa digunakan untuk bahan sayuran.

Dari beberapa literature yang ada, diketahui daun kelor memiliki khasiat sebagai antimikroba, antibakteri, antioksidan, mempercepat penyembuhan berbagai penyakit radang, mengobati penyakit flu dan pilek, cacingan, bronchitis, kanker, dan tiroid. Beberapa literature bahkan menyebutkan bahwa daun kelor ini memiliki khasiat juga untuk mengendalikan virus herpes simplek dan HIV/AIDS.

Timbul pertanyaan mengapa daun kelor ini memiliki begitu banyak khasiat untuk kesehatan, terutama dalam mengobati berbagai macam penyakit? Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan nutrisi berbagai jenis vitamin dan mineral dalam daun kelor ini. Sebagai contoh, kandungan vitamin C dalam daun kelor ternyata bisa mencapai tujuh kali lipat dari kandungan vitamin C dalam jeruk.

Tidak heran jika daun kelor ini memiliki manfaat sebagai antioksidan. Bagaimana dengan vitamin A? ternyata kandungan vitamin A dalam daun kelor ini empat kali lipat dibandingkan dengan kandungan vitamin A dalam wortel. Berikutnya, kandungan kalsium dalam daun kelor ternyata memiliki kandungan empat kali lebih banyak dibandingkan dengan klasium susu.

Masih banyak kandungan zat-zat mineral dalam daun kelor yang memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Tidak heran, saat ini daun kelor menjadi populer kembali untuk digunakan sebagai alternative bagi pengobatan berbagai macam penyakit. Selain lebih aman, karena bahannya menggunakan seratus persen alami, dari daun kelor, tanpa campuran zat kimia, juga akan lebih murah karena bahannya mudah didapat.

khasiat yang terkandung  dalam daun kelor Pohon daun kelor ini termasuk jenis pohon yang mudah tumbuh didaerah manapun. Mengingat khasiatnya yang banyak bagi kesehatan, saat ini sudah banyak tersedia produk alternative pengobatan berbahan dasar daun kelor ini. Kemasan dan bentuknya pun beraneka macam, ada yang dikemas dalam bentuk teh kering, teh celup maupun kapsul. Harganya pun relative murah jika dibandingkan dengan obat berbahan dasar zat kimia.

Untuk itu kami jual daun kelor dalam bentuk teh daun kering dan kapsul kelor. Pesan sekarang 08123536872

Khasiat Daun Kelor

Tanaman Kelor memang benar-benar mengejutkan belakangan ini. Tampaknya, apa yang orang katakan tentang pohon ini begitu menakjubkan dan sulit untuk dipercaya. Coba saja googling dengan kata kunci Kelor atau Moringa, beberapa website mengungkapkan manfaat dan khasiat Kelor ini yang lagi-lagi sulit untuk percaya sepenuhnya. Bahkan, sebagian ada yang menyatakan bahwa kelor dapat menghentikan kelaparan dunia.

Sementara website lain menyebutkan bahwa Kelor dapat melindungi kita dari ancaman lebih dari 300 penyakit.

Apa sesungguhnya yang membuat Kelor dipandang sebagai Pohon Ajaib ?

Hal yang paling utama adalah Kelor ini mengandung begitu banyak nutrisi yang luar biasa. Faktanya memang demikian, misalnya saja dalam berat yang sama daun Kelor mengandung lebih banyak protein dan kalsium dari segelas susu. Itulah mengapa Kelor menjadi begitu penting bagi banyak orang dan layak untuk dipromosikan manfaat dan khasiatnya. Cara terbaik dan paling populer untuk mengambil manfaat dan khasiat Kelor bagi kesehatan adalah diminum sebagai Teh Daun Kelor.

Makan dan minum Kelor dapat membantu mereka memerangi gangguan pencernaan, mual, diare, mengatasi infeksi dan penyakit tertentu. Mereka juga menggunakan teh untuk menangkal sejumlah penyakit yang berbeda. Teh Kelor juga bagus untuk membantu orang melawan obesitas, karena begitu penuh nutrisi. Teh Kelor memiliki begitu banyak kegunaan dan minum Teh Kelor setiap hari sangat efektif untuk pencegahan dan agar tubuh tetap sehat.

Faktanya tidak ada teh lain di dunia ini yang memiliki kelengkapan khasiat seperti Teh Kelor. Teh Kelor memiliki begitu banyak efek menguntungkan yang berbeda yang benar-benar tampak seperti zat ajaib. Bagi sebagian orang, Teh Kelor memang benar-benar bisa menjadi sebuah keajaiban.

daun kelor

Teh Kelor meningkatkan energi secara alami dan merupakan sumber nutrisi yang luar biasa. Meningkatnya energi setelah meminum Teh Kelor tidak terjadi karena gula, sehingga berlangsung untuk waktu yang lama. Orang-orang yang meminum Teh Kelor setiap hari mengaku bahwa luka inpeksi mereka sembuh, membatasi pertumbuhan tumor, ada pengurangan rasa sakit karena radang sendi, tekanan darah terkontrol, mengembalikan keremajaan kulit dan akhirnya mereka memiliki pertahanan yang lebih kuat terhadap penyakit.

Khasiat lain yang dimiliki Teh Kelor adalah kemampuannya untuk menenangkan sistem syarat pada otak karena mengandung GABA yang bersifat neorotransmiter, menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kualitas tidur. Teh kelor pun memiliki efek detoksifikasi yang dapat mengeluarkan racun dalam tubuh.

Berikut adalah manfaat dari makan dan minum Kelor setiap hari :

  • Meningkatkan Pertahanan Alami tubuh.
  • Menyediakan nutrisi untuk mata dan otak.
  • Meningkatkan metabolisme tubuh dengan kandungan bahan alaminya.
  • Mendorong perbaikan struktur sel dalam tubuh.
  • Meningkatkan serum alami kolesterol.
  • Menghilangkan munculnya keriput dan garis-garis halus di permukaan wajah.
  • Meningkatkan dan menormalisasi fungsi hati dan ginjal.
  • Memperindah kulit.
  • Meningkatkan energi non gula.
  • Meningkatkan pencernaan.
  • Bertindak sebagai antioksidan.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Meningkatkan sistem peredaran darah yang sehat.
  • Anti-inflamasi alami.
  • Secara umum memberikan perasaan sehat dan bugar.
  • Menstabilkan kadar gula normal dalam tubuh.
  • Menimbulkan perasaan sehat, bugar dan berenergi.

Manfaat dan Khasiat Kelor

Kelor memiliki banyak manfaat bagi manusia. Berbagai bagian dari tanaman kelor bisa dimakan. Cara memanfaatkan kelor juga sangat bervariasi, mulai dari biji polong muda atau disebut “stik drum”, sangat populer di Asia dan Afrika. Untuk bagian daun kelor, dimanfaatkan khususnya di Kamboja, Filipina, India Selatan dan Afrika. Biji matang, dan minyak dari biji serta akar kelor.

Di beberapa daerah, polong muda yang paling sering dimakan, sedangkan daun kelor adalah bagian paling umum digunakan. Bunganya dapat dimakan saat dimasak dan terasa seperti jamur. Kulit kayu, getah, akar, daun, biji, minyak, dan bunga digunakan dalam pengobatan tradisional di beberapa negara. Di Jamaika, getah digunakan untuk pewarna biru alami.

Manfaat Kelor

Daun kelor adalah bagian paling bergizi dari tanaman kelor sendiri, merupakan sumber penting vitamin B6, vitamin C, provitamin A sebagai beta-karoten, magnesium dan protein antara nutrisi lain yang telah diteliti di lab. oleh USDA. Jika dibandingkan dengan makanan umum, daun kelor sangat tinggi dalam kandungan nutrisi nya :

Perbandingan kandungan kelor dan makanan lainnya
Nutrisi makanan – Jenis Makanan Umum – Kandungan Daun kelor
Vitamin A – wortel – 1,8 mg – 6,8 mg
Kalsium – Susu – 120 mg – 440 mg
Kalium – pisang – 88 mg – 259 mg
Protein – Yogurt – 3,1 g – 6,7 g
Vitamin C – Jeruk – 30 mg – 220 mg

Secara tradisional daun kelor dimasak dan digunakan seperti bayam. Selain digunakan segar sebagai pengganti bayam, daun biasanya dikeringkan dan ditumbuk menjadi bubuk digunakan dalam sup dan saus. Sebagai catatan Penting untuk diingat bahwa seperti kebanyakan tanaman kelor pemanasan di atas 60 derajat celcius dapat menghancurkan beberapa nilai gizi.

Khasiat Kelor Memerangi Kekurangan Gizi

manfaat daun kelor

manfaat daun kelor

Pohon dan daun kelor telah digunakan untuk memerangi kekurangan gizi, terutama pada bayi dan ibu menyusui. Berbagai lembaga LSM internasional Trees for Life, Educational Concerns for Hunger Organization, dan Volunteer Partnerships for West Africa – telah menganjurkan kelor sebagai solusi mengatasi kelaparan. Salah satu penulis menyatakan bahwa kelor adalah nutrisi alami untuk daerah tropis.

“Moringa atau kelor sekarang begitu terkenal sehingga tampaknya tidak ada keraguan dari manfaat kesehatan yang besar untuk direalisasikan oleh konsumsi serbuk daun kelor dalam situasi di mana kelaparan sudah makin dekat”

Kelor sangat menjanjikan sebagai sumber makanan di daerah tropis karena pohon memiliki daun yang penuh pada musim kering dan ketika makanan lain biasanya langka.

Daun kelor terus dilakukan penelitian untuk mengungkapkan sifat potensi nutrisi dan fitokimia, termasuk di antaranya termasuk efek antibakteri secara in vitro, toleransi glukosa meningkat pada model tikus diabetes, penghambatan Epstein-Barr aktivitas virus in vitro dan pengurangan papiloma kulit pada tikus.

Daun Kelor sebagai obat tradisional

Kelor telah digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional, termasuk obat tradisional Ayurvedic dan di Filipina, Afrika dan Indonesia. Daun kelor dapat diberikan kepada ibu menyusui untuk dapat meningkatkan laktasi atau produksi ASI.

“Connect with me on Google+

Sejuta Khasiat Daun Kelor

Daun Kelor adalah bagian yang mengandung banyak manfaat. Secara umum dapat dikonsumsi karena mengandung gizi dan protein tinggi. Remasan daun dapat juga dimanfaatkan sebagai penutup luka. Daun kelor dapat digiling halus untuk dijadikan bedak penghilang noda dan flek di wajah.

Daun kelor adalah bahan yang sangat bagus untuk berbagai masakan. Di pedesaan daun kelor dimanfaatkan sebagai campuran sayur asam atau ada juga semacam sayur kelor.

Berikut beberapa khasiat daun kelor :

khasiat daun kelor

khasiat daun kelor

1. Anti inflamasi
Kelor memiliki fungsi pengobatan karena mengandung kalsium dan pospor. Kandungan mineral dan vitamin sangat tinggi dibanding sayuran lainnya. Tidak heran, media asing banyak yang menyebut kelor sebagai “miracle tree” maupun “Tree for Life”.
Dari penelitian daun kelor mamppu menghambat aktifasi NFkB dan menurunkan ekspresi protein tumor.

2. Menurunkan kolesterol jahat
Kelebihan kolesterol dapat memacu berbagai penyakit. Tingginya kadar kolesterol dipicu pola makan yang kurang sehat dan ditambah faktor psikologis seperti stress. Hormon adrenalin dan kostisol dapat memicu produksi kolesterol dalam tubuh.
Penelitian tentang daun kelor membuktikan, bahwa efek dari ekstrak kelor dapat sebanding dengan obat atenolol dalam menurunkan kadar lemak dalam tikus. Penelitian ini masih banyak dilakukan juga terkait peran i2 sitosterol, senyawa bio aktif yang terkandung dalam daun kelor.

3. Mengatasi Nyeri, Letih, Linu
Daun kelor mengandung pterigospermin yang merangsang kulit sehingga dapat berfungsi sebagai param yang manghangatkan. Jika daun kelor dilumat dan dibalur akan mengurangi rasa nyeri karena bersifat analgesik.

Manfaat daun kelor ini juga telah dibuktikan dengan mengatasi gizi buruk di afrika. 10 Tahun yang lalu jika kita mendengar ethiopia pasti identik dengan kelaparan. Tapi hari ini berkat daun kelor bersama dengan program PBB dan LSM mampu menuntaskan masalah kelaparan dengan media daun kelor dan pohon kelor.

Daun Kelor Bermanfaat Luar Biasa

Pohon kelor memiliki daun yang mengandung nutrisi paling lengkap dibanding dengan tumbuhan jenis apapun. Selain vitamin dan mineral, daun kelor juga mengandung semua asam amino esensial (asam amino yang tidak diproduksi sendiri oleh tubuh dan karena itu harus disuplai dari luar tubuh dalam bentuk jadi). Asam amino sangat vital sebagai bahan pembentukan protein. Penelitian juga membuktikan bahwa daun ini sama sekali tidak mengandung zat berbahaya. Bahkan di beberapa daerah di Indonesia masyarakat sudah biasa memanfaatkannya sebagai sayuran, terutama untuk memperbanyak dan melancarkan ASI seperti halnya daun katuk.
Selama ini jika kita bicara tentang sumber Vitamin A, yang terbayang adalah wortel, padahal dengan berat yang sama Vitamin A pada daun kelor jauh lebih banyak dibanding wortel.

Dengan perbandingan berat yang sama, daun kelor juga mengandung Vitamin C lebih banyak dibanding jeruk, kalsium empat kali lipat susu, potasium tiga kali lipat pisang, protein dua kali lipat yogurt dan zat besi jauh lebih banyak daripada bayam. Dari 24 unsur nutrisi (beberapa vitamin, mineral dan asam amino) yang kami uji di laboratorium milik sebuah universitas di Malang, semua terdeteksi keberadaannya dengan kadar yang cukup signifikan.

Pohon kelor adalah pohon yang mudah tumbuh di daerah tropis. Pohon ini diduga berasal dari daerah sekitar Nepal, India. Di Indonesia, pohon ini tumbuh di mana-mana dan banyak ditanam oleh petani sebagai pagar atau batas kebun karena pohon ini memang awet hidup, pada musim kemarau panjang sekalipun.
Mungkin kita patut meniru negara-negara di Afrika untuk membantu mengatasi masalah gizi buruk dengan kelor. Untuk sebagian besar saudara kita, jeruk masih mahal, wortel juga mahal, susu terlalu mahal, yogurt sangat mahal, obat semakin mahal, dokter tambah mahal.

Hanya kelor yang kemungkinan bisa tetap dibuat murah karena menanamnya juga sangat mudah, bisa tetap tumbuh nyaris tanpa perawatan, dan mulai bisa dipanen pada umur yang cukup singkat. Tancapkan saja beberapa batang kelor di sembarang jenis tanah dan tunggu 2 atau 3 bulan, daunnya sudah mulai bisa dipetik untuk dimanfaatkan. Dalam 40 hari berikutnya, trubusnya sudah bisa diambil lagi dan begitu seterusnya sampai generasi anak cucu.

Lain dulu lain sekarang. Dengan penelitian ilmiah, terungkap bahwa daun ini ternyata mengandung berbagai unsur nutrisi yang diperlukan oleh tubuh untuk memulihkan dan menjaga kesehatan. Variasi dan kadar kandungan nutrisi daun kelor berada di luar batas-batas kewajaran. Fenomena aneh ini diakui di dunia barat sekalipun karena memang dasarnya adalah penelitian ilmiah. Tidak heran banyak media masa internasional mempopulerkan pohon kelor sebagai “miracle tree” alias pohon ajaib, bahkan ada yang menyebutnya sebagai “tree for life”. Memang mengagumkan. Bayangkan saja, jika kita memiliki sebuah pohon di halaman rumah yang bisa ditanam dan dirawat dengan mudah, tidak mati meskipun diterpa kemarau panjang, daunnya bisa disayur untuk memenuhi semua kebutuhan vitamin dan mineral dalam tubuh, bisa digunakan sebagai obat ketika kita sakit, selain itu bijinya juga bisa untuk menjernihkan air yang kita minum. Kedengarannya seperti pohon yang hanya ada di dunia angan-angan, namun kenyataannya memang ada.

Adalah Lowell Fuglie, seorang warga negara Prancis yang tinggal dan bekerja di Senegal, yang pertama kali meneliti kandungan nutrisi daun kelor. Pada akhir tahun 90an orang ini mulai meneliti daun kelor dan menemukan bukti bahwa ibu-ibu hamil yang mengalami gizi buruk sekalipun masih bisa dibantu untuk memiliki bayi yang sehat dengan cara mengonsumsi daun kelor. Hasil penelitian si Lowell ini sekarang banyak dimanfaatkan oleh banyak negara untuk memerangi gizi buruk, terutama negara-negara berkembang di semenanjung Afrika. Program penggalakan penanaman daun kelor di negara-negara Afrika merupakan kampanye yang intensif melalui lembaga-lembaga pendidikan dan swadaya masyarakat. Tak kurang dari seorang sekjen PBB (Kofi Annan pada waktu itu) ikut mendukung sosialisasi penggunaan daun kelor untuk memerangi gizi buruk.